SELAMAT DATANG DI TELINGALEBAR.BLOGSPOT.COM-*PENGAWAL HUKUM DAN PENGAWAS KINERJA APARATUR NEGARA SERTA NKRI HARGA MATI-*

Rabu, 20 Juli 2011

Bulan Ramadan Tempat Maksiat Ditutup

SURABAYA, LSM TELINGA LEBAR – Pemerintah Kota Surabaya bersama ratusan pengusaha hiburan malam seperti kafe, panti pijat, lokalisasi, dan karaoke se-Surabaya menandatangani "Seruan Bersama Menjaga Keamanan dan Ketertiban Kota Surabaya saat Bulan Ramadhan", Senin malam (18/7/2011).
Pada kesepakatan yang dihadiri Muspida, tokoh masyarakat, dan pihak kepolisian itu, pengusaha hiburan bersedia menutup usahanya selama bulan Ramadhan untuk menghormati umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Miliaran Uang Palsu Dimusnahkan di Semarang

SEMARANG, LSM TELINGA LEBAR– Uang palsu kurang lebih senilai Rp 7 miliar, Selasa (19/7/2011) akhirnya dimusnahkan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Pemusnahan uang palsu itu berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang.
Pemusnahan uang palsu, dengan terbanyak 60 persen adalah uang palsu pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 tersebut, dilakukan langsung secara simbolis oleh Kepala Kejaksaan Tinggi, Widyo Pramono. Cara pemusnahan yakni uang palsu itu dimasukkan ke dalam tong besar, kemudian dibakar.
Kegiatan pemusnahan uang palsu dilakukan bersama dengan sejumlah barang bukti lain seperti ganja, pil koplo juga obat-obatan terlarang hasil penyitaan dari terhukum yang sudah divonis di pengadilan negeri di sejumlah daerah di wilayah Provinsi Jateng.(kermitxxx)

Selasa, 19 Juli 2011

Dinas Pekerjaan Umum dan Pematusan “CUCI TANGAN “


SURABAYA,LSM TELINGA LEBAR : - Dinas pekerjaan Umum dan pematusan kembali berbuat ulah yang merugikan Lie Inge Sugiharto (48) karena dirinya tidak bisa menikmati lahan di jalan Tambak Langon 21 Surabaya, berdasarkan surat tanda sewa nomor NO: 593.1/523/436.6.1/2010 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Ir. Sri Mulyono, M.M
    Pada saat team LSM TELINGA LEBAR berkunjung ke rumah Lie Inge Sugiharto (48)  di Jalan Rajawali Surabaya untuk melakukan konfirmasi ,menuturkan, “ Mas, saya bingung dengan hukum serta keadilan di negara kita ini, la... wong (red. padahal) saya sudah punya bukti jual beli notaris dan bukti sewa dari Dinas Pekerjaaan Umum Bina Marga dan Pematusan tapi tidak bisa menikmati lahan, malahan sampai sekarang dikuasai oleh kelompok preman yang menyebut dirinya PUSURA dan pihak Bina Marga, SatPol PP tidak berkutik. Ini aneh Pemerintah takut dengan preman, ” Tutur Wanita setengah baya dengan nada kesal.16.00",(13/07/2011)

Senin, 18 Juli 2011

Gali Tanah Buat"Septic Tank", Temukan Ribuan Peluru

BANGKALAN,LSM TELINGA LEBAR– Ribuan peluru ditemukan di sebuah kebun milik Tasmin, warga Pedeng, Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Minggu (17/8/2011).
 Tasmin ketika itu sedang menggali tanah untuk membuat septic tank baru di gali mencapai kedalaman satu meter di kejutkan dengan adanya penemuan beberapa buah peluru yang masih aktif, kata Tasmin, berukuran 12 x 7 milimeter. Diduga merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda.
 "Saya kaget waktu menemukan peluru-peluru itu di tanah yang saya gali. Saya langsung memberi tahu tetangga-tetangga saya," kata Tasmin.
Peluru-peluru itu, kata Tasmin, berukuran 12 x 7 milimeter. Diduga merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda.
Kepala desa Socah, Solihin membenarkan adanya penemuan peluru-peluru itu dan dia sudah melaporkannya ke kantor polisi dan pihaknya langsung melakukan olah tkp.
"Menurut petugas yang memeriksa, peluru-peluru itu masih aktif,"tegas Solihin. (HULK)