SELAMAT DATANG DI TELINGALEBAR.BLOGSPOT.COM-*PENGAWAL HUKUM DAN PENGAWAS KINERJA APARATUR NEGARA SERTA NKRI HARGA MATI-*

Selasa, 19 Juni 2012

Pemasok Sabu Terbesar Asia Negara Tirai Bambu Cina

EXTREMMEPOINT.COM : - Tiga Pengedar Narkoba ditangkap oleh Satuan Unit Narkoba Polres Jakarta Barat, tersangka memiliki bunker penyimpanan di Pademangan dari tangan mereka berhasil disita barang bukti sekitar Rp 81 Milyar.
Menurut Kapolres Jakarta Barat, Suntana mengatakan, “Berdasarkan hasil penyelidikan dan pembuntutan, kita berhasil tangkap satu orang di daerah Jakarta Utara,” katanya dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Barat, Jl Letjen S Parman, Selasa (19/06).
Adapun barang bukti yang disita berupa pil ekstasi sebanyak 900 butir dan sabu-sabu sebanyak 0,5 ons. Kemudian Polisi mengembangkan kasus ini. Asal-usul barang haram ini pun dicari.
Dia menambahkan, “Polisi kemudian menemukan barang bukti dengan skala yang lebih besar di wilayah Pademangan," tambahnya.
Sebuah bunker ditemukan di Pademangan, yang berisi 200 ribu pil ekstasi dan 14 kg sabu siap edar. Peredaran narkoba tersebut juga termasuk di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat.
“Dari hasil pengembangan kasus ini, polisi menemukan jaringan yang lebih luas yang bertugas sebagai pemasok barang," jelasnya.
Barang haram itu didapat dari Cina, kemudian dibawa ke Malaysia dan terakhir masuk ke Indonesia, lewat jalur laut.
“Masuknya lewat beberapa titik seperti pelabuhan," ujarnya.
Tersangka berinisial AF (31), SN (35) dan HP (31), diancam hukuman mati. "Karena banyaknya barang bukti, pelaku bisa dijerat hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati," punkasnya. (TIMSUS)

Kerajaan Saudi Arabia Lakukan Reformasi

EXTREMMEPOINT.COM : - Menteri Pertahanan Pangeran Salman ditunjuk Raja Arab Saudi, Abdulah sebagai Putera Mahkota yang baru, setelah wafatnya Pangeran Nayef Abdul bin Abdul Azis Sabtu (16/06) lalu.
Naiknya posisi Salman sebagai putera mahkota, memperlihatkan proses reformasi yang dijalankan Raja Abdullah akan terus berlanjut.
Salman (76), calon pewaris tahta Raja Abdullah ini setelah dua kakaknya wafat selama delapan bulan terakhir. Dirinya dikenal sebagai sosok pragmatif dan akan menjalankan tugas-tugas Kerajaan yang diberikan oleh Raja Abdullah.
Salman sebagai Putera Mahkota Kerajaan Arab Saudi, adiknya Nayef yakni Pangeran Ahmed bin Abdul Aziz juga ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri Arab Saudi yang baru, setelah menjabat sebagai deputi menteri dalam negeri beberapa tahun.
Nayef wafat setelah menjalani perawatan bagian lututnya di Jenewa, Swis. Dan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama turut belasungkawa atas meninggalnya sosok konservatif itu. AS merasa Washington sudah kehilangan sahabatnya.
Pangeran Nayef merupakan sosok yang prestasinya dalam menumpas gerakan Al Qaeda pada 2003 silam. Figur kuat Pangeran Nayef juga tidak luput dari kritik yang dilontarkan oleh sejumlah aktivis HAM. 
Nayef sempat menentang pemilihan anggota Dewan Shura, pelibatan seorang perempuan dalam anggota dewan tersebut dan sering dituding membiarkan brutalitas serta kekerasan yang dilakukan oleh polisi religi Arab Saudi. (LINK-UP)

Senin, 18 Juni 2012

Astronot dan Teknologi Tirai Bambu Invasi Dunia

EXTREMMEPOINT.COM : - Presiden China Hu Jintao, mengucapkan selamat kepada negara antariksa ilmuwan dan astronot yang berhasil dalam meluncurkan pesawat ruang angkasa berawak Shenzhou IX di Barat Laut Cina Pusat.
Menurut Prersiden China Hu Jintao mengatakan, “Saya merasa sangat senang mendengar keberhasilan diluncurkannya IX Shenzhou pesawat ruang angkasa berawak dan saya ingin menyampaikan ucapan selamat hangat dan salam tulus kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam penelitian dan tes (dari program luar angkasa negara Cina),” katanya lewat kiriman surat, disela-sela kunjungan kenegaraannya di Denmark Kopenhagen dan surat itu dibacakan oleh Penasehat Negara, Liu Yandong saat peluncuran Satelit Jiuquan di Barat Laut Cina Pusat.
Ditempat terpisah, menurut Lu Xinguang (34), Ahli Desainer sistem kendali roket mengatakan, “Kerja sama internasional akan menjadi tren untuk eksplorasi ruang angkasa masa depan,” katanya pada LINK-UP, EXTREMMEPOINT.COM pada Sabtu (16/06).
Dia menambahkan, “Tren ini akan menjadi tak terelakkan. Standar ruang Internasional akan diatur untuk dockings masa depan di stasiun ruang angkasa internasional,” tambahnya dengan wajah serius.
Dalam banyak bidang, negara-negara Barat lebih baik dari kita namun kita sudah dapat mengirim manusia ke angkasa secara independen, yang menunjukkan bahwa teknologi kami telah mencapai tingkat yang lebih tinggi. Kami memiliki poin kuat kami,” ujarnya
Roket sudah memenuhi kebutuhan penerbangan antariksa berawak. Kita hidup di Bumi, yang memang dalam ruang Planet kita adalah suatu hal kecil. Dan kita makhluk hidup kecil di planet kecil. Kita bisa terbang jauh dari planet ini hanya jarak kecil sekarang. Ruang angkasa adalah yang tak terbatas dan apa yang kita tahu terlalu terbatas,” pungkasnya.
Perbedaan teknologi antara Cina dan negara-negara maju seperti Amerika Untied adalah penyempitan cepat. Sedangkan kecepatan perkembangan tumbuh semakin cepat, yang berarti beberapa kesenjangan mungkin diperlukan 50 tahun untuk lewati masa silam, tetapi hanya 10 tahun di masa depan. (LINK-UP)

Pembunuh Sadis dan Licik,Akibatkan 3 Polisi Tewas Tertangkap

EXTREMMEPOINT.COM : - Musa (48), warga desa Tellok Kecamatan Gallis, Bangkalan buronan selama 14 tahun atas pembunuhan 3 (tiga) petugas Polrestabes Surabaya pada 1998 lalu akhirnya ditangkap, Sabtu (16/06).
Penangkapanoleh petugas Polres Bangkalan ini berasal dari informasi warga, yang saat itu berada dirumah istri mudanya di Desa Karpote Kecamatan Blega. Karena melawan petugas terpaksa melumpuhkan dengan menembaknya.
Dari hasil penangkapan tersebut ditemukan dompet yang berisi 7 kartu identitas dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Palembang dan Kalimantan.
Menurut AKP Soegeng Prajitno, Kasat Reskrim Polres Bangkalan mengatakan, “Karena tersangka melawan, akhirnya kita lumpuhkan,” katanya pada extremmepoint.com Minggu (17/06)
Ketika dikonfirmasi lebih lanjut terkait penangkapan itu AKBP Endar Priantoro mengatakan, “Kami minta waktu dulu dan menunggu hasil pemeriksaan,” katanya pada wartawan.
Sedangkan Musa sekarang masih menjalani perawatan di RSUD Samrabu Bangkalan, dan ketika usai akan dibawa ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Abdul Cholis, warga Blega, Bangkalan mengatakan, “Kami atas nama warga sangat berterimakasih kepada Bapak Polisi yang sudah menangkap Musa karena dia selalu memberikan nama jelek keluarga dan warga Madura pada khususnya,“ katanya pada extremmepoint.com Minggu (17/06) 08.00 Wib. (TIMSUS)