SURABAYA, EXTREMMEPOINT.COM : - Sidang lanjutan perkara pembunuhan dengan Terdakwa Jamil alias Akbar (27) asal Cermik Gresik yang tegah menusuk korban (Dony Haryadi alias Gatot), dengan sebilah gunting sebanyak 3 kali Yang hingga membuat korban Doni harus pergi selama-lamanya meninggalkan Istri tercinta dan keluarga besarnya, masih terus bergulir.
Kamis (01/03) sidang perkara Doni Haryadi alias gatot yang dibunuh secara sadis oleh penj
ahat Ingusan asal Cermik Gresik pada tanggal 11 september 2011 tahun lalu, kembali memasuki tahap keterangan saksi akhir.” Saat Peristiwa itu saya tidak berada ditempat kejadian Perkara, Cuman ada laporan yang masuk kekantor bahwa ada terjadi penusukan pada salah seorang pengunjung Café, yakni membuat kami bergegas menuju ke TKP. Sesampai kami disana (TKP), kami melihat hanya ada si Terdakwa, sedangkan Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit, sehingga peristiwa antara korban dan Terdakwa kami tidak tau apa penyebabnnya, namun Terdakwa berhasil kami amankan, ”Cetus Mali Anggota dari Benowo ini diruang sidang.
ahat Ingusan asal Cermik Gresik pada tanggal 11 september 2011 tahun lalu, kembali memasuki tahap keterangan saksi akhir.” Saat Peristiwa itu saya tidak berada ditempat kejadian Perkara, Cuman ada laporan yang masuk kekantor bahwa ada terjadi penusukan pada salah seorang pengunjung Café, yakni membuat kami bergegas menuju ke TKP. Sesampai kami disana (TKP), kami melihat hanya ada si Terdakwa, sedangkan Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit, sehingga peristiwa antara korban dan Terdakwa kami tidak tau apa penyebabnnya, namun Terdakwa berhasil kami amankan, ”Cetus Mali Anggota dari Benowo ini diruang sidang.Sedangkan menurut kuasa hukum Terdakwa ARI, SH pada extremmepoint.com, “Bahwa penusukan yang Dilakukan kliennya (Jamil) atas korban, karena hanya membela diri saja. dilanjutkan ARI. karena Korban yang keluar dari Café yang tadi-tadinya bilang keteman-teman keluar beli rokok, ternyata bukan Beli rokok, melainkan korban keluar mengejar Terdakwa dan memukulnya juga di Warung, sehingga Ia pun gelap Mata dan mengambil gunting diwarung tersebut dan menusuk ke Korban,”Benarkan ARI kepada Wartawan.
Namun apa pun Alasannya, terdakwa harus diganjar dengan hukuman seberat-berat mungkin.“ harapan saya, Terdakwa juga harus dihukum mati, karena anak saya (Dony) Telah tiada, maka saya berharap dianya (Jamil) harus mendapat hukuman mati,”ujar Ibu Korban sambil meneteskan Air mata dihadapan extremmepoint.com. (ROBBY).
T China Health International (CHI) Indonesia. "Nilai investasi yang akan kami tingkatkan mencapai jutaan dolar Amerika, disesuaikan dengan perkembangan pasar makanan suplemen herbal di Indonesia," kata Presiden Direktur PT CHI Indonesia George Gunawan kepada pers, Kamis (1/3), di Nusa Dua, Bali, disela-sela acara pemberian penghargaan tahunan bagi distributor NEHI dan PT CHI Indonesia.
erobokan musnah terbakar. "Aktivitas sudah mulai normal, namun masih banyak fasilitas yang hancur dan belum bisa diperbaiki dalam waktu singkat. Kami juga masih update data-data karena seluruh berkas habis terbakar," kata Kepala LP Kerobokan yang baru I Gusti Ngurah Wiratna, Rabu (29/02), di Denpasar.
ayan Titib Sulaksana menilai PN Surabaya belum steril dari mafia hukum. Dia mendasarkan pendapatnya pada sering terlihatnya pengacara dan pihak berperkara menemui hakim di ruang hakim. Menurutnya, pertemuan tersebut rentan permainan transaksional dalam persidangan suatu perkara.